<p>Pada tanggal 14 Oktober bandara Ngurah Rai Bali resmi membukan <a href="https://go.travehelo.com/flights/JKT1812DPS19121" target="_blank" rel="noopener">penerbangan Internasional</a>.</p>
<p>Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan Bandara Ngurah Rai, Bali, akan kembali membuka penerbangan internasional pertengahan bulan ini. Namun Luhut mengingatkan soal ketentuan-ketentuan dan persyaratan karantina harus diterapkan dalam pembukaan akses penerbangan Internasional ini.<br>"Bandara Ngurah Rai, Bali, akan dibuka untuk internasional pada tanggal 14 Oktober 2021, selama memenuhi ketentuan dan persyaratan mengenai karantina, tes dan kesiapan satgas," kata Luhut dalam konferensi pers daring.</p>
<p>Ketentuan yang di tetapkan oleh pemerintah, siapa pun yang tiba di Bandara Ngurah Rai, Bali, setelah melakukan penerbangan dari luar negeri wajib dikarantina. Adapun lama karantina minimal 8 hari.</p>
<p><span style="font-family: Helvetica, Helvetica-FF, Arial, Tahoma, sans-serif; background-color: #ffffff;">"Setiap penumpang kedatangan internasional harus punya bukti <a href="https://go.travehelo.com/hotels?destination=Denpasar&amp;=1&amp;checkIn=2021-12-18&amp;checkOut=2021-12-19&amp;adults=1&amp;language=id&amp;currency=idr&amp;cityId=23523&amp;marker=130872.Zz1b1c456b0fd547df85f9932-130872" target="_blank" rel="noopener">booking hotel</a> untuk karantina minimal 8 hari," ucap Luhut. </span><span style="font-family: Helvetica, Helvetica-FF, Arial, Tahoma, sans-serif; background-color: #ffffff;">Biaya karantina tersebut dibebankan ke masing-masing individu.</span><br style="box-sizing: border-box; font-family: Helvetica, Helvetica-FF, Arial, Tahoma, sans-serif; background-color: #ffffff;"><br style="box-sizing: border-box; font-family: Helvetica, Helvetica-FF, Arial, Tahoma, sans-serif; background-color: #ffffff;"><span style="font-family: Helvetica, Helvetica-FF, Arial, Tahoma, sans-serif; background-color: #ffffff;">Bandara Ngurah Rai akan membuka penerbangan internasional dari sejumlah negara seperti Korea Selatan hingga Selandia Baru.</span><br style="box-sizing: border-box; font-family: Helvetica, Helvetica-FF, Arial, Tahoma, sans-serif; background-color: #ffffff;"><br style="box-sizing: border-box; font-family: Helvetica, Helvetica-FF, Arial, Tahoma, sans-serif; background-color: #ffffff;"><span style="font-family: Helvetica, Helvetica-FF, Arial, Tahoma, sans-serif; background-color: #ffffff;">"Negara-negara yang kita buka nanti terdiri dari beberapa negara, seperti Korea Selatan, Tiongkok, Jepang, Abu Dhabi, Dubai, kemudian juga New Zealand," ucap Luhut.</span></p>